Penenun Gringsing, Tenganan
Baru
- sekitar 45 menit di siniBuka 08:00–18:00
- Bali Timur
- Tempat · memakai 1 slot
Di dalam desa tua bertembok Tenganan, keluarga-keluarga menenun gringsing, kain ikat ganda yang bisa makan waktu bertahun-tahun, dan melukis di daun lontar. Mereka bekerja di pekarangan rumah, di bawah atap, beberapa langkah dari gerbang. Masuk desa dengan donasi; tak ada yang keberatan kalau Anda hanya melihat.
Sekilas
- Tiket masuk
- Rp 20.000 per wisatawan asing dewasa
- Sudah termasuk dalam harga perjalanan kami
- Harga umum per Oktober 2026
Perjalanan dari area Anda
| Area penjemputan | Berkendara |
|---|---|
| Kuta, Legian, dan Seminyak | sekitar 1 jam 40 mnt · 50 km |
| Canggu, Berawa, dan Pererenan | sekitar 1 jam 40 mnt · 50 km |
| Sanur | sekitar 1 jam 20 mnt · 40 km |
| Nusa Dua, Jimbaran, dan Uluwatu | sekitar 1 jam 50 mnt · 55 km |
| Ubud dan sekitarnya | sekitar 1 jam 5 mnt · 33 km |
| Denpasar | sekitar 1 jam 30 mnt · 44 km |
Diperkirakan dari jarak garis lurus dengan kecepatan rata-rata di jalan 30 km/jam. Lalu lintas berubah-ubah, jadi sisihkan waktu lebih pada jam sibuk.
Pertanyaan tentang Penenun Gringsing, Tenganan
Jam berapa Penenun Gringsing, Tenganan buka?
Buka setiap hari 08:00–18:00. Kami tidak pernah merencanakan tempat pada hari tempat itu tutup, dan kami memeriksa upacara di pura sebelum setiap perjalanan.
Berapa harga tiket masuk Penenun Gringsing, Tenganan?
Sekitar Rp 20.000 per wisatawan asing dewasa (harga umum per Oktober 2026; harga bisa berubah). Dalam perjalanan kami, tiket sudah termasuk: sopir-pemandu Anda yang membelikannya.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan di Penenun Gringsing, Tenganan?
Kebanyakan kunjungan berlangsung sekitar 45 menit.
Berapa lama perjalanan ke Penenun Gringsing, Tenganan?
Dari Kuta, Legian, dan Seminyak, sekitar 1 jam 40 mnt; dari Canggu, Berawa, dan Pererenan, sekitar 1 jam 40 mnt; dari Sanur, sekitar 1 jam 20 mnt; dari Nusa Dua, Jimbaran, dan Uluwatu, sekitar 1 jam 50 mnt; dari Ubud dan sekitarnya, sekitar 1 jam 5 mnt; dari Denpasar, sekitar 1 jam 30 mnt. Diperkirakan dari jarak garis lurus dengan kecepatan rata-rata di jalan 30 km/jam. Lalu lintas berubah-ubah, jadi sisihkan waktu lebih pada jam sibuk.
Apakah Penenun Gringsing, Tenganan layak dikunjungi?
Di dalam desa tua bertembok Tenganan, keluarga-keluarga menenun gringsing, kain ikat ganda yang bisa makan waktu bertahun-tahun, dan melukis di daun lontar. Mereka bekerja di pekarangan rumah, di bawah atap, beberapa langkah dari gerbang. Masuk desa dengan donasi; tak ada yang keberatan kalau Anda hanya melihat.
Susun perjalanan dengan tempat ini
Rp 1.500.000 untuk mobil dan tamu pertama, ditambah Rp 300.000 untuk setiap tamu tambahan, hingga 4. Sudah termasuk tiket masuk, parkir, bensin, air minum, dan sopir-pemandu Anda.
Ulasan
Baru Belum ada tamu yang menilai tempat ini.
Belum ada ulasan untuk tempat ini.