Klenteng Ling Gwan Kiong
Baru
- sekitar 30 menit di siniBuka 08:00–17:00
- Bali Utara
- Tempat · memakai 1 slot
Klenteng merah keemasan dari tahun 1873 di pelabuhan tua Singaraja, dicapai lewat jembatan kecil di atas kolam teratai. Di dalamnya, panel-panel lukisan menceritakan kisah Sam Kok. Lepas alas kaki di ruang dalam; tidak ada tiket, hanya kotak sumbangan.
Sekilas
- Tiket masuk
- Tanpa tiket masuk
Perjalanan dari area Anda
| Area penjemputan | Berkendara |
|---|---|
| Kuta, Legian, dan Seminyak | sekitar 2 jam 15 mnt · 67 km |
| Canggu, Berawa, dan Pererenan | sekitar 2 jam · 61 km |
| Sanur | sekitar 2 jam 15 mnt · 68 km |
| Nusa Dua, Jimbaran, dan Uluwatu | sekitar 2 jam 35 mnt · 77 km |
| Ubud dan sekitarnya | sekitar 1 jam 35 mnt · 49 km |
| Denpasar | sekitar 2 jam 10 mnt · 64 km |
Diperkirakan dari jarak garis lurus dengan kecepatan rata-rata di jalan 30 km/jam. Lalu lintas berubah-ubah, jadi sisihkan waktu lebih pada jam sibuk.
Pertanyaan tentang Klenteng Ling Gwan Kiong
Jam berapa Klenteng Ling Gwan Kiong buka?
Buka setiap hari 08:00–17:00. Kami tidak pernah merencanakan tempat pada hari tempat itu tutup, dan kami memeriksa upacara di pura sebelum setiap perjalanan.
Berapa harga tiket masuk Klenteng Ling Gwan Kiong?
Tidak ada tiket masuk. Parkir sudah termasuk dalam perjalanan kami.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan di Klenteng Ling Gwan Kiong?
Kebanyakan kunjungan berlangsung sekitar 30 menit.
Berapa lama perjalanan ke Klenteng Ling Gwan Kiong?
Dari Kuta, Legian, dan Seminyak, sekitar 2 jam 15 mnt; dari Canggu, Berawa, dan Pererenan, sekitar 2 jam; dari Sanur, sekitar 2 jam 15 mnt; dari Nusa Dua, Jimbaran, dan Uluwatu, sekitar 2 jam 35 mnt; dari Ubud dan sekitarnya, sekitar 1 jam 35 mnt; dari Denpasar, sekitar 2 jam 10 mnt. Diperkirakan dari jarak garis lurus dengan kecepatan rata-rata di jalan 30 km/jam. Lalu lintas berubah-ubah, jadi sisihkan waktu lebih pada jam sibuk.
Apakah Klenteng Ling Gwan Kiong layak dikunjungi?
Klenteng merah keemasan dari tahun 1873 di pelabuhan tua Singaraja, dicapai lewat jembatan kecil di atas kolam teratai. Di dalamnya, panel-panel lukisan menceritakan kisah Sam Kok. Lepas alas kaki di ruang dalam; tidak ada tiket, hanya kotak sumbangan.
Susun perjalanan dengan tempat ini
Rp 1.500.000 untuk mobil dan tamu pertama, ditambah Rp 300.000 untuk setiap tamu tambahan, hingga 4. Sudah termasuk tiket masuk, parkir, bensin, air minum, dan sopir-pemandu Anda.
Ulasan
Baru Belum ada tamu yang menilai tempat ini.
Belum ada ulasan untuk tempat ini.