Museum Le Mayeur
Baru
- sekitar 45 menit di siniBuka 08:30–15:30
- Bali Selatan
- Tempat · memakai 1 slot
Rumah tepi pantai di Sanur tempat pelukis Belgia Le Mayeur tinggal bersama penari Ni Pollok, kini museum lukisan-lukisannya yang cerah tentang perempuan dan taman Bali. Ruang-ruang kecil berpintu ukir; tanpa lampu kilat di dalam. Jam buka pendek: sampai 15.30, dan hari Jumat hanya pagi.
Sekilas
- Tiket masuk
- Rp 50.000 per wisatawan asing dewasa
- Sudah termasuk dalam harga perjalanan kami
- Harga umum per Oktober 2026
Perjalanan dari area Anda
| Area penjemputan | Berkendara |
|---|---|
| Kuta, Legian, dan Seminyak | sekitar 20 mnt · 10 km |
| Canggu, Berawa, dan Pererenan | sekitar 25 mnt · 13 km |
| Sanur | sekitar 5 mnt · 2 km |
| Nusa Dua, Jimbaran, dan Uluwatu | sekitar 30 mnt · 16 km |
| Ubud dan sekitarnya | sekitar 35 mnt · 19 km |
| Denpasar | sekitar 10 mnt · 5 km |
Diperkirakan dari jarak garis lurus dengan kecepatan rata-rata di jalan 30 km/jam. Lalu lintas berubah-ubah, jadi sisihkan waktu lebih pada jam sibuk.
Pertanyaan tentang Museum Le Mayeur
Jam berapa Museum Le Mayeur buka?
Buka setiap hari 08:30–15:30. Kami tidak pernah merencanakan tempat pada hari tempat itu tutup, dan kami memeriksa upacara di pura sebelum setiap perjalanan.
Berapa harga tiket masuk Museum Le Mayeur?
Sekitar Rp 50.000 per wisatawan asing dewasa (harga umum per Oktober 2026; harga bisa berubah). Dalam perjalanan kami, tiket sudah termasuk: sopir-pemandu Anda yang membelikannya.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan di Museum Le Mayeur?
Kebanyakan kunjungan berlangsung sekitar 45 menit.
Berapa lama perjalanan ke Museum Le Mayeur?
Dari Kuta, Legian, dan Seminyak, sekitar 20 mnt; dari Canggu, Berawa, dan Pererenan, sekitar 25 mnt; dari Sanur, sekitar 5 mnt; dari Nusa Dua, Jimbaran, dan Uluwatu, sekitar 30 mnt; dari Ubud dan sekitarnya, sekitar 35 mnt; dari Denpasar, sekitar 10 mnt. Diperkirakan dari jarak garis lurus dengan kecepatan rata-rata di jalan 30 km/jam. Lalu lintas berubah-ubah, jadi sisihkan waktu lebih pada jam sibuk.
Apakah Museum Le Mayeur layak dikunjungi?
Rumah tepi pantai di Sanur tempat pelukis Belgia Le Mayeur tinggal bersama penari Ni Pollok, kini museum lukisan-lukisannya yang cerah tentang perempuan dan taman Bali. Ruang-ruang kecil berpintu ukir; tanpa lampu kilat di dalam. Jam buka pendek: sampai 15.30, dan hari Jumat hanya pagi.
Susun perjalanan dengan tempat ini
Rp 1.500.000 untuk mobil dan tamu pertama, ditambah Rp 300.000 untuk setiap tamu tambahan, hingga 4. Sudah termasuk tiket masuk, parkir, bensin, air minum, dan sopir-pemandu Anda.
Ulasan
Baru Belum ada tamu yang menilai tempat ini.
Belum ada ulasan untuk tempat ini.